Kriteria Memilih Jilbab Yang Benar

Jilbab adalah hal yang wajib di kenakan oleh seorang muslimah. Tujuan dari jilbab sendiri adalah menutup aurat dan kesopanan. Namun sayang tidak semua wanita kini memakai jilbab dengan benar. Apa saja kesalahan yang sering sekali di alami wanita yang mengenakan jilbab terbaru 2018 ? dan apa kriteria jilbab yang benar?

Kriteria Memilih Jilbab Yang Benar

Kesalahan Mengenakan Jilbab

Jilbab wajib hukumnya. Di Indonesia sendiri sudah banyak sekali yang menggunakan jilbab. Tetapi pernahkah Anda melihat seorang wanita berjilbab tetapi memakai pakaian ketat. Berjilbab bukan semata-mata menutup kepala dengan sebuah kain. Berjilbab lebih dari itu. Ketika berjilbab, cara berpakaian bahkan berperilaku pun juga sebisa mungkin sesuai apa yang di perintahkan di kitab Al-Quran. Berikut ini kesalahan-kesalahan mengenakain jilbab yang umum kita jumpai di Indonesia

  • Banyak yang mengenakan jilbab tetapi bajunya berlengan ¾.
  • Memakai jilbab dengan bahan menerawang.
  • Memakai jilbab dengan ketat sehingga memperlihatkan bentuk leher dan kepala
  • Berjilbab tetapi pakaiannya ketat.
  • Jilbab tidak menutup area dada hingga bawah
  • Rambut keluar
  • Memakai legging ketat
  • Memakai pakaian longgar tetapi menerawang dan berbahan tipis
  • Berjilbab tetapi berdandan menor dan memakai wangi-wangian terlalu menyengat.

Aturan dasar Jilbab

Anda pasti pernah bukan menemui wanita dengan kesalahan-kesalahan di atas? Sebaiknya segeralah ingatkan dia dan beri tahu mereka mengenai aturan dan kriteria jilbab syar’i yang benar yang di jabarkan di bawah ini.

  • menutupi semua bagian tubuh kecuali wajah, tangan dan kaki.
  • Tidak mengenakan pakaian transparan atau menerawang
  • Tidak memakai pakaian yang terlalu ketat dan terbuka. Pakaian tidak boleh menunjukan lekuk tubuh wanita.
  • Tidak boleh menggunakan Make-up yang menarik, aksesori menarik, parfum menyengat di depan umum
  • Tidak di perbolehkan pacara, kencan, kontak fisik seperti berjabat tangan, berpelukan, ciuman dll yang bukan muhrimnya

Tampilan yang seksi dan feminin bukanlah yang Anda harus tampilkan jika Anda seorang muslimah berjilbab.  Bersih, rapi, sederhana, dan rapi adalah yang harus Anda tampilkan. Anda tidak boleh terlalu menarik perhatian.

Aturan di atas untuk wanita yang mengenakan jilbab berlaku untuk semua pria kecuali muhrimnya yaitu

  • ayah
  • suami
  • kakak
  • Anak-anak
  • Paman
  • Kakek
  • Ayah dalam hukum
  • Menantu

Bagi yang telah bersuami, tidak ada aturan berpakaian di sekitar suami. Karena ia adalah muhrim Anda. Wanita muslim tidak diharuskan mengenakan jilbab di dalam rumah kecuali seorang pria non muhrim mengunjungi.

Wanita tidak diizinkan untuk melepaskan jilbabnya meskipun cuacanya sedang panas. Hanya di rumahlah boleh di lepas dalam catatan tidak ada pria yang non muhrim

Jilbab adalah cadar atau penutup kepala yang dikenakan oleh beberapa wanita Muslim. Itu dipakai ketika di hadapan laki-laki yang tidak dikenal atau dikenal yang selain dari suami, ayah, anak, kakek, ayah mertua, keponakan atau menantu laki-laki. Karena itu, jilbab lebih dari sekadar hiasan kepala. Itu menandakan komitmen pemakainya terhadap diri, agama, dan filsafat iman.

Sejauh penelitian yang telah di lakukan, tidak ada aturan khusus tentang bagaimana seorang wanita harus mengenakan jilbab. Anda bisa mengenakan jilbab yang sedang tren sekarang ini. apapun gayanya dan warna jilbabnya tidaklah ada aturan khusus. Tetapi tetap ingat kriteria jilbab yang yaitu menutupi kepala terutama rambut. Jangan lupa juga pilihlah jilbab yang panjang hingga menutupi bagian dada. Tak hanya mengenakan jilbab saya, pakaian Anda juga harus benar yaitu menutupi badan selain muka, tangan dan kaki, tidak memperlihatkan lekuk tubuh, tidak menerawang dan dipakai dengan sederhana, gaya dan warna menjadi pilihan pribadi, dan sering kali berubah sesuai pakaiannya.

About The Author