Ketahuilah, Ini Dia Masjid Tertua di China

Tentu anda sudah sering mendengar pepatah arab yang mengatakan, carilah ilmu walau sampai negeri cina. Tentu tak salah jika negara china dijadikan sebagai sumber referensi belajar karena sejarah peradabannya yang sangat kuat. Agama Islam masuk ke Cina sekitar abad ke 8 Masehi yang kemudian berkembang semakin pesat hingga saat ini.

Pemeluk agama Islam tersebar di berbagai sektor Pertanian, perdagangan, dan jasa. Islam menyebar di negara Cina cukup lama dan dianut oleh kelompok etnis berbeda-beda. Penyebaran Islam di Cina memang tidak begitu cepat seperti di Negara Indonesia. Namun perlu anda ketahui bahwa terdapat banyak masjid yang telah di bangun di negara tersebut. Berikut adalah beberapa masjid tertua yang dibangun di negara tirai bambu Cina.

Masjid Hui sheng se

Masjid ini bahkan diklaim sebagai salah satu masjid tertua di dunia. Masjid tersebut dibangun pada tahun 627 M oleh kaum muslimin pertama yang datang ke Cina. Masjid ini juga disebut dengan “Memories of Masjid Nabi”. bahkan konon katanya masjid Hui sheng se saat itu dibangun langsung oleh para sahabat Nabi yang datang berdakwah.

Masjid Niu Jie

Masjid ini dibangun kurang lebih pada tahun 926 Masehi di kota Beijing, Masjid NiuJie ini menjadi salah satu masjid tertua bahkan terbesar di negara Cina. Memiliki gaya arsitektur khas Cina, Masjid NiuJie pernah mengalami pemugaran beberapa kali agar bangunan tetap kokoh. Masjid Niu Jie merupakan bangunan bersejarah yang dirawat langsung di bawah naungan pemerintahan. Di masjid NiuJie ini terdapat juga makam ulama Ahmed Burdani dan Mola Ali yang datang berdakwah ke Cina pada abad 13.

Memiliki warna merah yang menjadi ciri khas negara china, yang memang terlihat arsiteknya mengikuti kebiasaan negara tersebut. Didalamnya juga terdapat mimbar masjid yang biasa digunakan untuk khotbah shalat Jum’at.

Masjid Chang an

Masjid ini menurut catatan sejarah dibangun pada tahun 742 Masehi yaitu di masa Dinasti Tang. Lokasi pembangunan masjid ini berada di ibu kota pertama Cina, Chang-an. Terlihat jelas Masjid Chang-an memiliki perpaduan seni arsitektur Cina dan Arab.

Dari beberapa masjid tertua di cina, memang rata-rata memiliki gaya khas yang tidak meninggalkan budaya china, seperti halnya kebutuhan Mimbar Masjid Minimalis di Indonesia yang juga masih dimanfaatkan untuk kegiatan khotbah Jumat. Bahkan untuk keperluan pidato juga menggunakan podium jati.

About The Author